FaceCatch 1.0
Cara yang umum digunakan saat ini dalam mencari orang yang masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) adalah dengan mengirim daftar foto buronan tersebut kepada aparat kepolisian yang bersiaga pada lokasi tertentu seperti: bandara, mall, hotel, dan lainnya. Aparat kepolisian kemudian mencocokkan daftar foto buronan tersebut dengan orang-orang yang dicurigai. Cara ini memakan waktu yang lama dan sangat melelahkan. Perangkat lunak FaceCatch dapat digunakan oleh pihak kepolisian dalam membantu mengidentifikasi buronan secara otomatis & real time di bandara, mall, lobby, dan elevator hotel. Pada saat buronan melalui tempat - tempat tersebut, sebuah kamera tersembunyi akan mengambil wajah tersangka dan mencocokan wajah tersebut dengan sekumpulan arsip foto pada basis data DPO.
Perangkat lunak akan memuncul kan sejumlah wajah buronan yang paling mirip dengan wajah tersangka dan kemudian menentukan apakah wajah tersangka mempunyai tingkat kemiripan yang cukup tinggi sehingga dapat dicurigai sebagai orang yang dicari.
A coventional method to search person in criminal list is by sending their photos to police officers in public places such as airport, mall, hotel, etc. Then the police officers try to match the list with the suspected persons. This method is tiring & takes a long time.
FaceCatch is a software that can be used to help police to identify criminal in airport, mall, or hotel. A hidden camera is set in those places to capture the criminal’s face and match their face with face images in database. FaceCatch then shows the most similliar face images therefore the criminal can be identified.
